APBD 2020 Tak Lama Lagi Diketok, Ini Program Prioritas Pemkot Surabaya

1. Pemkot Surabaya prioritaskan 3 bidang

Rincian program prioritas Pemkot Surabaya 2020 disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi di kantornya. Eri menuturkan, APBD TA 2020 akan mengikuti visi misi Wali Kota Surabaya dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"Fokusnya tahun depan adalah infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. Visi wali kota itu dituangkan dalam RPJMD, dan fokusnya tiga bidang itu," ujar Eri, Rabu (30/10).
2. Meningkat karena Piala Dunia U-20 2021 dan kedokteran nuklir

Eri menjelaskan, APBD Surabaya meningkat karena ebutuhan Kota Surabaya yang juga meningkat. Apalagi Kota Pahlawan menjadi salah satu kanditan penyelenggara Piala Dunia U-20 2021. Sehingga, pemkot perlu melakukan banyak pembenahan dan pembangunan.
Selain itu, pada tahun 2020, Pemkot akan menyediakan layanan kedokteran nuklir di RSUD Dr Soewandhie. Sehingga dana untuk pembangunan, penyediaan, dan pengadaan tenaga medis cukup besar.
"Biaya rehab GBT (Gelora Bung Tomo) ini juga cukup besar. Untuk nuklir juga. Tapi Bu wali menginginkan fasilitas tambahan ini karena warga Surabaya sangat membutuhkannya," jelasnya.
3. Ada dana pelayanan guru dan beasiswa murid

Sementara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan membutuhkan dana hingga 20 persen dari total APBD. Jumlah anggaran pendidikan juga meningkat mengingat perhitungan BOPDA sudah per rombel. Tahun depan juga akan ada pemberian jasa pelayanan bagi guru sekolah swasta sebanyak Rp1 juta per orang tiap bulan.
"Ada pula berbagai beasiswa yang disediakan oleh pemkot, sehingga anggarannya juga lumayan besar," imbuhnya.
4. Banyak proyek yang harus dikerjakan dan diselesaikan tahun 2020

Sedangkan untuk Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Pematusan, 2020 akan menjadi tahun yang begitu begitu sibuk. Pasalnya, beberapa proyek ditargetkan rampung tahun depan. Seperti pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) ruas Sememi ke Utara-Fly Over Teluk Lamong, dan melanjutkan Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT) ruas Nambangan-Kedung Cowek.
Ditambah lagi adanya pengadaan tanah dan pembangunan Jembatan Gunungsari (Gajah Mada), pembangunan box culvert diversi Gunungsari, pembangunan Jembatan Joyoboyo, Jembatan Ngagel, dan Jembatan Undaan Wetan-Undaan Kulon.
"Tahun depan juga akan membangun pedestrian di 18 lokasi, dan pembangunan rumah pompa pada 2 lokasi. Lalu pengadaan pemasangan pompa air pada 7 lokasi dan pengadaan alat berat," tutup Eri.

