Bojonegoro, IDN Times- Musim kemarau panjang yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro, tak hanya berdampak terhadap lahan pertanian saja. Kemarau juga menyebabkan penghasilan jasa penyeberangan perahu antar kabupaten berkurang.
Seperti yang dirasakan oleh Tari (60), salah seorang juru pengemudi perahu penyeberangan asal Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Sudah dua bulan terakhir penghasilan yang ia dapatkan tiap hari berkurang.
"Berkurang drastis mas, tidak seperti biasanya. Faktornya ya sungai Bengawan Solo kering (surut)," terang Tari kepada IDN Times, Jumat (1/11).