Bupati Kena KPK, Wakil Bupati Tulungagung Dilantik Jadi Pengganti

Surabaya, IDN Times - Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo resmi dilantik oleh Gubenur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (13/8). Maryoto akan menjabat sisa masa bakti 2018-2023 untuk menggantikan bupati sebelumnya Syahri Mulyo yang tersandung kasus korupsi.
1. Angka kemiskinan masih jadi perhatian

Usai melantik, Khofifah mengingatkan ada segudang pekerjaan yang menanti Maryoto. Terpenting ialah menurunkan angka kemiskinan. Meski angka kemiskinan di Tulungagung di bawah rata-rata, ia ingin ini angka itu tetap ditekan.
"Kami tetap memasukkan ini dalam skala prioritas makin bisa dilakukan penurunan secara signifikan karena ini akan menjadi bagian dari program prioritas di dalam Nawa Bhakti Satya lima tahun ke depan," ujarnya.
2. Angka pengangguran bisa ditekan dengan inovasi

Tak hanya itu, Khofifah berpesan agar pemerintahan di bawah kepemimpinan Maryoto bisa menekan angka pengangguran di Tulungagung. Gubernur perempuan pertama di Jatim ini meminta bupati melakukan banyak inovasi untuk menciptakan lapangan kerja lebih banyak.
"Kami pun tetap mendorong Pak Bupati tidak pernah berhenti melakukan langkah inovasi dalam menciptakan lapangan lapangan kerja baru di Tulungagung," pesannya.
Mantan Menteri Sosial ini juga menyampaikan terkait proyek penyambungan jalan tol di wilayah selatan Jatim sepanjang 225 kilometer. Ia ingin Tulungagung bisa berkontribusi dalam menyiapkan potensi pariwisata yang berseiring dengan akses ini.
"Tulungagung memiliki wisata yang strategis yang bisa dipertimbangkan pemerintah pusat untuk menghitung percepatan pembangunan 225 km di bagian selatan," kata Khofifah.
3. Bupati akan optimalkan percepatan pembangunan

Sementara itu, Maryoto mengatakan pihaknya akan mengoptimalkan program yang sudah berjalan. Dia akan mengupayakan keinginan Khofifah tentang percepatan pembangunan di kawasan Tulungagung sampai Blitar Raya.
"Apabila ada satu koneksitas antara daerah satu dengan lainnya. Sehingga nanti satu regulasinya akan menyambung keberhasilan pembangunan. Ini hasilnya akan semakin cepat dirasakan oleh masyarakat," kata Maryoto.
4. Dukung terwujudnya JLLS

Menyoal Jalur Lingkar Luar Selatan (JLLS), Maryoto menjelaskan itu proyek pemerintah pusat dan provinsi. Tujuan JLLS untuk meningkatkan perekonomian di wilayah selatan, sehingga dianggap sangat penting.
"Harapan kami dalam dua tahun ini sudah tuntas dan menyambung dengan Trenggalek dan Blitar. Tulungagung kurang lebih dengan Trenggalek itu sekitar 29 kilometer," pungkasnya.

