Imbas dari meningkatnya sektor industri ekonomi kreatif tersebut adalah serapan tenaga kerja. Apalagi untuk subsektor industri bidang game dan aplikasi tersebut berdampak positif pada perekonomian masyarakat. Data Pemerintah Kota Malang menyebut hingga saat ini, subsektor game dan aplikasi mampu menyerap lebih dari 2200 tenaga kerja, 624 personal linear dan aktif dalam bidang tersebut.
Dari jumlah 151 perusahaan bidang aplikasi dan game yang ada di Kota Malang tersebut, terdapat 7 studio game dan 144 studio aplikasi. Adapun kualifikasinya adalah 8 perusahaan besar dengan pendapatan mencapai lebih Rp 10 miliar per tahun. Lalu juga ada 20 perusahaan sedang dengan penghasilan mencapai Rp 1 miliar rupiah sampai maksimal Rp 10 miliar per tahun dan 123 perusahaan kecil dengan pendapatan berkisar antara Rp 100 juta sampai Rp 999 juta per tahun.
"Ekonomi kreatif dipandang mampu menjadi pengungkit kesejahteraan masyarakat, menjadi jawaban penciptaan lapangan pekerjaan, implementasi smart city, serta menjawab tantangan dalam era industri 4.0,” sambung Sutiaji.