Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Gebyar Expo di Madiun, Barang Bukti Perkara Narkoba Belum Bisa Diambil

IDN Times/Nofika Dian Nugroho
IDN Times/Nofika Dian Nugroho

Madiun, IDN Times - Polres Madiun Kota menggelar Gebyar Expo Barang Bukti mulai Selasa (24/9). Sebanyak 31 sepeda motor dan tiga mobil dipajang di halaman Mapolres Madiun. Rencananya, acara tersebut akan berlangsung hingga Senin pekan depan (30/9).

Puluhan ranmor itu disita karena pemakainya tidak tertib lalu lintas, dicuri, digelapkan, dan digunakan untuk mengedarkan narkoba. "Bagi warga yang merasa memiliki barang bukti ini, bisa mengambil secara gratis," terang Wakapolres Madiun Kota Kompol Ali Rahmat.

1. Pelayanan dibuka selama seminggu

IDN Times/Nofika Dian Nugroho
IDN Times/Nofika Dian Nugroho

Untuk mengambilnya, warga harus menunjukkan identitas pribadi, surat-surat kendaraan, dan laporan polisi tentang keterkaitan barang bukti itu dalam tindak pelanggaran hukum. Adapun pelayanannya dibuka selama tujuh hari mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB.

Menurut Ali, Gebyar Expo barang bukti ranmor merupakan instruksi dari Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan. Kegiatan itu bertujuan untuk memudahkan warga dalam mencari kendaraan bermotor yang hilang dicuri.

2. Barang bukti kasus narkotika belum bisa diserahkan

IDN Times/Nofika Dian Nugroho
IDN Times/Nofika Dian Nugroho

Kasubag Humas Polres Madiun Kota AKP Ida Royani menuturkan, kendaraan yang diserahkan bersifat pinjam pakai. Khususnya bagi perkara yang berkasnya belum lengkap atau masih P19.

Dari sejumlah barang bukti kendaraan itu, tiga di antaranya masih dibutuhkan penyidik lebih mendalam. Tiga barang bukti itu disita dari perkara narkotika. Oleh karena itu, barang bukti belum bisa diserahkan kepada pemilik.

3. Mobil barang bukti penggelapan bisa diambil

IDN Times/Nofika Dian Nugroho
IDN Times/Nofika Dian Nugroho

Kendati demikian, sejumlah kendaraan yang lain bisa langsung diserahkan kepada pemiliknya. Salah satunya mobil Honda Brio milik Joko Sampurno, warga Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman Kota Madiun.

Mobil berwarna putih yang disita polisi itu merupakan barang bukti kasus penggelapan yang terjadi dua bulan lalu. "Mobilnya disewa dan penyewanya tidak dapat saya hubungi," ujar pria yang membuka jasa rental mobil itu.

4. Lebih selektif untuk menyewakan mobil

IDN Times/Nofika Dian Nugroho
IDN Times/Nofika Dian Nugroho

Joko melanjutkan, informasi Gebyar Expo Barang Bukti itu diterimanya usai mendapat telepon dari polisi. Joko kemudian diminta mendatangi Mapolres dengan membawa identitas mobil miliknya.

Dari pengalaman menjadi korban penggelapan, Joko berencana tetap menjalankan usaha rental mobil. Namun, dirinya akan lebih selektif dalam memilih konsumen. Salah satunya melihat calon penyewa berdasarkan kedekatan emosional.

Share
Topics
Editorial Team
Nofika Dian Nugroho
EditorNofika Dian Nugroho
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Naik Rp13 Ribu, Cek Daftar Harga Emas 5 Agustus 2025

24 Nov 2025, 15:43 WIBNews

artikelOnhold-ag9w

05 Nov 2025, 10:11 WIBNews