Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kota Malang Resmi Miliki Pusat Daur Ulang Sampah

Kota Malang
Kota Malang Resmi Miliki Pusat Daur Ulang Sampah
Dok IDN Times/Istimewa
Share Article

Malang, IDN Times - Permasalahan sampah di Kota Malang tampaknya akan segera terurai. Hal itu usai Pusat Daur Ulang (PDU) Bandungrejosari diresmikan oleh Dirjen Pengelolaan Sampah.

  1. 1. Mampu olah 10 ton sampah per hari

    Dok IDN Times/Istimewa
    Dok IDN Times/Istimewa

    Usai meresmikan PDU Bandungrejosari, Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya Kementerian Lingkungan Hidup, Rosa Vivien Ratnawati menjelaskan bahwa keberadaan pusat daur ulang ini diharapkan bisa menjadi solusi permasalahan sampah. Terutama untuk mengolah sampah agar bisa lebih berguna bagi masyarakat. Apalagi daya tampung pengolahan PDU Bansungrejosari cukup besar.

    "Kapasitas dari PDU ini mencapai 10 ton per hari. Nantinya sampah akan dipilah menjadi dua yakni organik dan anorganik. Untuk sampah organik akan diolah menjadi kompos," katanya Rabu (4/4/2019).

  2. 2. Jadikan sampah sebagai komoditi ekonomi

    Dok IDN Times/Istimewa
    Dok IDN Times/Istimewa

    Lebih lanjut, Rosa Vivien Ratnawati menambahkan bahwa keberadaan PDU Bandungrejosari tersebut diharapkan bisa meningkatkan pemasukan. Terutama dari hasil pengolahan sampah yang berupa kompos bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Sehingga perlahan permasalahan sampah di kota Malang bisa terurai.

    "Investasi untuk membangun PDU ini mencapai Rp2 miliar lebih. Harapan kami keberadaan pusat daur ulang ini juga mengurangi pembuangan sampah langsung ke TPA," imbuhnya.

  3. 3. Pemkot Malang siap kelola PDU Bandungrejosari

    IDN Times / Alfi Ramadana
    IDN Times / Alfi Ramadana

    Sementara itu, Pemkot Malang memastikan siap untuk mengelola PDU Bandungrejosari. Nantinya pusat daur ulang tersebut akan dimaksimalkan untuk mengolah sampah di Kota Malang. 

    "Untuk sementara semuanya di bawah kendali Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang. Mungkin nantinya untuk pengelolaan bisa dilimpahkan kepada pekerja yang ada," kata wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko. 

  4. 4. Keberadaan PDU belum efektif kurangi sampah

    IDN Times / Alfi Ramadana
    IDN Times / Alfi Ramadana

    Di sisi lain, keberadaan PDU Bandungrejosari masih belum terlalu signifikan mengurangi sampah. Meskipun kapasitas pengolahan mencapai 10 ton perhari, namun hal itu dirasa masih belum cukup. Pasalnya potensi sampah di wilayah kota Malang mencapai 500 ton per hari.

    "Kalau hanya satu tempat tentu saja masih belum terlihat. Tetapi kalau di beberapa tempat ada pusat daur ulang tentu bisa mengurangi sampah yang ada di kota Malang. Sebab, tadi ada informasi bahwa akan ada bantuan lagi untuk pembangunan PDU di kawasan Kedungkandang dan Sukun," pungkasnya. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More