Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pelaku Kabur Pakai Motor Matic Usai Bakar Istri

Salah satu barang bukti dari pembakaran terhadap Putri. IDN Times/Ardiansyah Fajar
Salah satu barang bukti dari pembakaran terhadap Putri. IDN Times/Ardiansyah Fajar

Surabaya, IDN Times - Penjaga kos, Heri Suhandoyo mengaku tidak bisa menecegah ketika terduga pelaku melarikan diri usai membakar korban di rumah kos kawasan Ketintang Baru, Surabaya. Pasalnya, ia terlanjur menghampiri suara Putri Narulita (19) yang berteriak karena dibakar suaminya Purianto (47), Selasa (14/10).

1. Terduga pelaku kabur menggunakan motor matic

Putri Narulita saat dibawa ke RSUD dr. Soetomo. IDN Times/Fitria Madia
Putri Narulita saat dibawa ke RSUD dr. Soetomo. IDN Times/Fitria Madia

Heri hanya melihat kalau pelaku lari cepat keluar dari kamar kos. Pria yang merupakan suami korban ini langsung naik sepeda motor matic.

"Suaminya yang bakar lari, naik motor matic," ujarnya ditemui di lokasi.

2. Pelaku baru tinggal enam bulan

Putri dibakar sang suami karena cemburu. IDN Times/Fitria Madia
Putri dibakar sang suami karena cemburu. IDN Times/Fitria Madia

Heri menambahkan, selama ini tidak terlalu mengenal pelaku dan korban. Karena pasutri ini baru tinggal enam bulan di kos yang dijaganya. Sementara istrinya baru satu bulan ikut sang suami di kos.

"Lakinya enam bulan, istrinya baru satu bulan," kata Heri.

3. Pelaku jual jus di mal

IDN Times/Ardiansyah Fajar
IDN Times/Ardiansyah Fajar

Meski begitu, Heri mengetahui pekerjaan pelaku. Ia menyebut keseharian suami P berjualan jus dan kentang goreng di salah satu mal di Surabaya dekat dengan kos tinggalnya.

"Dagang jus di (salah satu mal di Surabaya). Lantai tiga," beber Heri.

4. Sempat cekcok dengan korban sebelum KDRT

IDN Times/Ardiansyah Fajar
IDN Times/Ardiansyah Fajar

 

Heri juga membeberkan jika pasutri ini yang terlibat Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ini sebenarnya baru menikah. Ia menyampaikan usia pernikahannya baru dua bulan.

Karena diduga ada motif asmara, sang istri yang juga korban pembakaran minta cerai. Korban sebelumnya sempat pulang ke rumah orangtuanya di Pati pada Minggu (13/10) dan kembali ke Surabaya Selasa (15/10).

"Pagi baru datang, (korban) diantar ibunya mau menjelaskan cekcok pisahan. Mulanya cekcok di dalam kamar selama lima menit laki-laki sama perempuan itu, terus lakinya lari. Ada teriak, saya lihat itu sudah dibakar," jelasnya.

"Luka bakarnya parah, kasurnya di depan itu. Korban dibawa ke RSI Wonokromo," tandas Heri. Saat ini korban dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya.

Share
Topics
Editorial Team
Ardiansyah Fajar
EditorArdiansyah Fajar
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

jatim

26 Jan 2026, 15:27 WIBNews