Periksa Hewan Kurban, Disnakwan Lamongan Libatkan 30 Dokter Hewan

Lamongan, IDN Times - Menjelang hari Raya Iduladha, Dinas Peternakan dan Kehewanan (Disnakwan), Kabupaten Lamongan menggelar pemeriksaan kesehatan hewan di sejumlah pasar dan peternakan. Untuk melakukan pemeriksaan, Disnakwan menerjunkan 30 dokter hewan.
Kepala Dinas Peternakan dan Kehewanan Kabupaten Lamongan Sukriyah menjelaskan, 30 dokter hewan yang bertugas memeriksa hewan tersebut dibagi menjadi tiga tim. Masing-masing tim dokter bertugas di lokasi tempat berbeda. "Jadi hari ini kita melakukan pemeriksaan, untuk pemeriksaan ini kita melibatkan 30 dokter hewan," katanya, Rabu (7/8).
1. Satu hewan ditemukan sakit mata

Saat melakukan pemeriksaan, tim dokter hewan hanya mendapati satu ekor kambing yang terkena penyakit mata. Hewan itu pun langsung diiisolasi agar tidak menular terhadap hewan lainnya. "Alhamdulillah pemeriksaan hewan kambing untuk persiapan Hari Raya Idul Adha 1440 H di Kabupaten Lamongan aman dari ancaman penyakit, dan ini ada satu itu pun sudah kita tangani," ucapnya.
2. Disnakwan juga periksa umur hewan kurban

Tak hanya memeriksa kesehatan, Disnakwan juga mengecek umur hewan yang bakal dijadikan kurban. Dari hasil pemeriksaan, Disnakwan menemukan beberapa hewan kurban yang masih belum cukup umur. "Untuk umur hewan memang harus sesuai. Ternyata dalam sidak yang kami lakukan juga menemukan adanya hewan yang belum memenuhi standar," jelasnya.
3. Banyak ditemukan hewan kurban yang usianya masih muda

Agar tidak menyalahi prinsip dan syarat hewan kurban, para pedagang di Lamongan juga diberikan pemahaman tentang bagaimana memilih hewan kurban yang benar.
"Ya tentunya langkah kita memberikan pemahaman, karena pedagang tidak bisa memaksakan seperti itu. Menjual hewan yang sehat yang besar tapi umurnya masih belum cukup hal ini jelas bertentangan dengan aturan dan syariat islam," imbuhnya.
4. Penyembelihan hewan kurban akan diawasi secara ketat

Lebih lanjut ia menjelaskan, Disnakwan Lamongan juga sudah mengimbau kepada takmir masjid tentang bagaimana pemotongan hewan kurban yang baik dan benar sesuai dengan syariat agama islam. "Tentunya kami juga akan memeriksa hewan kurban yang disembelih nanti, akan di awasi secara ketat dengan mendatangkan dokter hewan dari Universitas Brawijaya Malang," pungkasnya.

