KPK menangkap Ketua Umum PPP, Romahurmuzy di Hotel Bumi Surabaya, pada Jumat (16/3). Rommy ditangkap bersama dengan empat orang lainnya karena diduga terlibat dalam kasus jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama.
(KPK) membenarkan ada sejumlah uang yang ditemukan oleh para penyidiknya dari hasil operasi senyap yang dilakukan pada Jumat (15/3). Dana dalam mata uang rupiah itu diduga adalah bagian dari transaksi yang diindikasikan melibatkan penyelenggara negara tersebut.
"Transaksi ini dari identifikasi yang sudah kami lakukan diduga terkait pengisian jabatan di Kementerian Agama baik di pusat atau di daerah. Namun, kami masih terus mendalami informasi-informasi tersebut," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah.
Febri mengatakan, proses pemeriksaan awal sudah dilakukan oleh penyidik KPK di kantor Mapolda Jawa Timur. Oleh sebab itu, KPK turut mengucapkan terima kasih atas koordinasi dengan pihak kepolisian.
"Prosesnya masih berjalan sesuai dengan hukum acara yang berlaku, ada waktu yang paling lama 24 jam. Jadi, paling lama 24 jam, nanti akan ditentukan status hukum perkaranya, apakah tetap di penyelidikan, di penyidikan dan siapa yang menjadi tersangka kalau ditingkatkan ke proses penyidikan," ujar Febri.