Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sudah Bisa Bicara, Kondisi Korban Pembakaran Hidup-hidup Mulai Membaik

Sudah Bisa Bicara, Kondisi Korban Pembakaran Hidup-hidup Mulai Membaik
IDN Times/Fitria Madia

Surabaya, IDN Times - Kondisi Putri Narulita (19), korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dibakar hidup-hidup oleh suaminya kini telah berangsur pulih. Luka bakar di yang ia alami sudah menurun. Bahkan, ia sudah dapat berkomunikasi secara lisan.

1. Luka bakar Putri semakin menurun

Humas RSUD dr.Soetmo, Pesta Parulian. IDN Times/Fitria Madia
Humas RSUD dr.Soetmo, Pesta Parulian. IDN Times/Fitria Madia

Kepala Instalasi PKRS dan Humas RSUD dr. Soetomo dr. Pesta Parulian Maurid Edwar SpAn menjelaskan, luka bakar yang dialami oleh Putri kini telah berkurang. Luka tersebut awalnya seluas 16 persen, mendominasi di seputaran wajah hingga dadanya. Saat ini luka tersebut tersisa 11,5 persen.

"Semalam kami sudah lakukan cuci luka. Beberapa luka sudah sembuh, tinggal 11,5 persennya itu," jelas Pesta ketika dihubungi IDN Times, Senin (21/10)

2. Pembengkakan saluran pernapasan tak sampai paru-paru

Putri Narulita saat dibawa ke RSUD dr. Soetomo. IDN Times/Fitria Madia
Putri Narulita saat dibawa ke RSUD dr. Soetomo. IDN Times/Fitria Madia

Selain itu, ketakutan Pesta sebelumnya terkait infeksi saluran pernapasan tidak terbukti. Awalnya tim dokter kuatir hal itu terjadi karena Putri menghirup material panas. Syukurnya, pembengkakan saluran napas Putri tidak sampai ke paru-parunya.

"Yang kami khawatirkan kan kalau sampai paru-paru karena bisa gagal napas. Tapi ini diprediksi tidak. Hanya saluran bagian atas saja," lanjutnya.

3. Sudah bisa berbicara

Putri dibakar sang suami karena cemburu. IDN Times/Fitria Madia
Putri dibakar sang suami karena cemburu. IDN Times/Fitria Madia

Alat bantu pernapasan yang sempat diberikan kepada Putri juga telah dilepas. Dengan begitu, saluran pernapasan Putri memang sudah pulih. Kini dia sudah bisa bernapas dengan lancar. Ia bahkan sudah dapat berbicara dengan baik.

"Kemarin (Minggu) sudah bisa berkomunikasi dengan baik. Kondisinya aman lah sekarang," tuturnya.

4. Didampingi psikiater

IDN Times/Ardiansyah Fajar
IDN Times/Ardiansyah Fajar

Hingga saat ini, Putri selalu didampingi oleh psikiater dari RSUD Dr Seotomo Surabaya. Pesta mengatakan bahwa pasien tersebut bukan hanya membutuhkan perawatan fisik saja, melainkan juga psikis. Terlebih lagi, Putri mengalami KDRT yang sangat hebat.

"Pasien masih membutuhkan pendampingan secara psikologis. Jadi psikiater dari awal sudah ada. Saat ini sudah berkomunikasi lancar dengan psikiaternya," tutup Pesta.

Share
Topics
Editorial Team
Fitria Madia
EditorFitria Madia
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

jatim

26 Jan 2026, 15:27 WIBNews