Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Toyota Hiace Tabrak Truk Tronton di Tol Madiun-Nganjuk, 5 Korban Tewas

Toyota Hiace Tabrak Truk Tronton di Tol Madiun-Nganjuk, 5 Korban Tewas
Dok. IDN Times/Istimewa

Madiun, IDN Times – Terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) antara Toyota Hiace dengan truk tronton yang mengakibatkan lima orang tewas dan lima orang luka-luka.

Kecelakaan Toyota Hiace dengan truk tronton tersebut terjadi di jalur A tol Madiun-Nganjuk, Jumat (26/4) dini hari. Para korban yang meninggal dibawa ke RSUD Nganjuk dan mereka yang terluka dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Nganjuk.

Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jatim, AKBP Bambang Sukmo Wibowo, mengatakan bahwa para korban itu merupakan sopir dan penumpang Toyota Hiace berpelat nomor H 1138 VS. Kendaraan itu melaju dari arah barat (Madiun) menuju timur (Nganjuk).

“Rombongan dari Yogyakarta mau pulang ke Jombang,” ujar Bambang saat dihubungi IDN Times, Jumat (26/4) siang.

1. Empat korban tewas adalah mahasiswa

Dok. IDN Times/Istimewa
Dok. IDN Times/Istimewa

Menurut dia, jumlah penumpang kendaraan Toyota Hiace yang dikemudikan Zuhdi F (24), warga Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, sebanyak 10 orang. Mereka diketahui sebagai mahasiswa/mahasiswi Universitas Hasyim Ashari, Tebu Ireng, Jombang.

Empat penumpang yang meninggal akibat lakalantas itu, adalah Badiatul Muawiyah (22), warga Sumenep, Madura; Syamsul Huda (23), warga Palembang; Agustia Ningsih (22), asal Pontianak; Sulaimatul Azizah (22), warga Palembang. Satu korban tewas lainnya adalah sopir Toyota Hiace.

2. Satu anggota rombongan selamat

Dok. IDN Times/Istimewa
Dok. IDN Times/Istimewa

Sedangkan lima korban yang mengalami luka-luka adalah Nur Irfa Maaliyah (22), warga Subang, Jabar; Fitriana Dewi (25) asal Diwek, Jombang; Bilqis Fatimatus. A (22), warga Diwek, Jombang; Miftahul Binti W (22) asal Puncu, Kediri, dan Miftahul Mulya (22) warga Kepung, Kediri. “Satu penumpang (Yusuf Yusian, 22 tahun, warga Kanciran, Kendal) selamat,” ujar Bambang.

Ia mengungkapkan, hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan maut antara Toyota Travello dengan truk tronton yang sama-sama melaju dari arah Madiun (barat) tersebut.

3. Kecepatan Toyota Hiace 110 kilometer/jam

Dok. IDN Times/Istimewa
Dok. IDN Times/Istimewa

AKBP Bambang lantas menjelaskan kronologis kecelakaan maut di jalan tol yang masuk wilayah Kabupaten Nganjuk itu. Menurut ia, sebelum tabrakan terjadi Toyota Hiace melaju dengan kecepatan sekitar 110 kilometer per jam dari arah Madiun.

Ketika tiba di lokasi kejadian, kendaraan pengangkut mahasiswa/mahasiswi Tebu Ireng itu berjalan oleng lantaran sopir diduga mengantuk. Dalam sekejap, Toyota Hiace menabrak truk tronton berpelat nomor B 9586 MB di depannya yang sama-sama melaju dari arah Madiun (barat).

Sopir truk M. Khamdi (34), warga Kecamatan Mayong, Jepara dan kernet truk Wahyu US (30) yang juga warga Jepara, selamat dari insiden tersebut. “Kerusakan pada Toyota Travello cukup parah, sedangkan untuk truk tronton ringan,” kata Bambang.

4. Mengantuk dan ban pecah faktor terbanyak kecelakaan di jalan tol

Dok. IDN Times/Istimewa
Dok. IDN Times/Istimewa

Dari sejumlah keterangan yang berhasil dihimpun pihak kepolisian, Bambang menduga penyebab kecelakaan karena sopir Toyota Hiace kelelahan. Di saat kondisi arus lalu lintas di jalan tol sepi, penerangan jalan minim, dan cuaca berkabut tipis, pengemudi kehilangan kendali, hingga laju kendaraannya oleng dan menabrak truk tronton di depannya.

“Dari analisa kami selama ini, kecelakaan di jalan tol karena dua hal. Pertama, sopir mengantuk dan pecah ban,” ujar ia sembari menyatakan bahwa untuk mengantisipasi kecelakaan, telah beberapa kali menghentikan laju kendaraan di jalan tol. Lantas, memberi peringatan agar berhati-hati dan untuk memastikan ngantuk atau tidaknya pengemudi.

Share
Topics
Editorial Team
Nofika Dian Nugroho
EditorNofika Dian Nugroho
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

jatim

26 Jan 2026, 15:27 WIBNews