Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Visa Umrah Akan Naik Rp1,2 juta, Travel Diminta Pasang Harga Wajar

Kota Surabaya
Visa Umrah Akan Naik Rp1,2 juta, Travel Diminta Pasang Harga Wajar
IDN Times/Ardiansyah Fajar
Share Article

Surabaya, IDN Times - Visa umrah segera mengalami kenaikan hingga 300 riyal atau setara Rp1,2 juta. Mengetahui informasi itu Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) pun menyiapkan beberapa imbauan kepada perusahaan travel umrah.

  1. 1. Kenaikan batas wajar hanya Rp2 juta

    IDN Times/Ardiansyah Fajar
    IDN Times/Ardiansyah Fajar

     

    Plt Ketua Amphuri, Muhammad Sofyan Arif mengatakan, agar perusahaan travel umrah tidak melangitkan biaya umrah. Ia menegaskan, apabila ada kenaikan bagi jemaah, batas wajarnya hanya mencapai Rp2 juta saja. Karena memang sudah kebijakan dari pemerintah Arab Saudi.

    "Bagi teman-teman pengusaha travel jangan dibuat aji mumpung dengan menaikkan harga setinggi-tingginya. Yang wajar saja, ya 300 riyal ditambah biaya lainnya maksimal 491 riyal atau maksimal Rp2 juta," ujarnya saat di kantornya, Kamis (12/9).

  2. 2. Kenaikan sebagai ganti penghapusan visa progresif

    IDN Times/Ardiansyah Fajar
    IDN Times/Ardiansyah Fajar

     

    Sofyan menjelaskan, kenaikan biaya sebesar 300 riyal ini sebagai ganti penghapusan visa berbayar progresif yang diputuskan Arab Saudi. Sehingga, semua kunjungan ke Arab Saudi baik dengan tujuan umrah maupun bisnis harus membayar biaya visa 300 riyal.

    "Siapapun yang berkunjung kena Rp1,2 juta atau 300 riyal. Khusus untuk umrah di dalamnya termasuk visa maka muncul biaya-biaya lain maksimal di kisaran menjadi 491 riyal atau Rp2 juta," kata Sofyan.

  3. 3. Imbas kenaikan belum diketahui

    IDN Times/Ardiansyah Fajar
    IDN Times/Ardiansyah Fajar

     

    Meski sudah ada keputusan ini, Sofyan belum mengetahui imbasnya kepada jemaah umrah di Indonesia, khususnya Jatim. Pasalnya ibadah umrah baru dimulai akhir September dan awal Oktober 2019.

    "Belum tahu imbasnya, karena umrah masih awal Oktober rata-rata," tandas Sofyan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More