Wakil Ketua KPK Dorong Kota Malang Jadi Pusat Peradaban Antikorupsi

Malang, IDN Times - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Laode M Syarif mengatakan bahwa Kota Malang harus menjadi pusat peradaban antikorupsi. Pernyataan tersebut disampaikan di sela-sela sambutannya pada acara Pembukaan Roadshow Bus KPK Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi di Halaman Depan Balai Kota Malang, Jumat (6/9).
Menurut Laode, Kota Malang bukan saja harus bisa menjadi pusat peradaban antikorupsi bagi Indonesia, melainkan juga bagi dunia. "Mengapa demikian? Karena kita belajar dari masa lalu. Jika kita pernah tergelincir, Insyaallah ke depannya kita tidak akan terpeleset pada jurang yang sama," ujarnya.
Laode juga mengapresiasi Kota Malang karena telah 100% menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada KPK.
1. KPK juga mengapresiasi Kota Malang karena melaksanakan pendidikan karakter sejak dini

Apresiasi lain yang juga diberikan untuk Kota Malang ialah dengan dilaksanakannya pendidikan karakter sejak usia dini. "Hal tersebut sejalan dengan tujuan kampanye antikorupsi yang dilakukan oleh KPK, bukan hanya melakukan kampanye biasa. Namun, kami berupaya menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada masyarakat," ujar Laode.
"Tentu, program Pendidikan Karakter yang dilakukan oleh Pemkot Malang merupakan dasar dari pembentukan akhlak yang tujuannya juga bisa membentuk karakter antikorupsi," tambahnya.
Laode juga menyampaikan harapannya agar Kota Malang bisa menjadi kota percontohan di Indonesia untuk pelaksanaan pendidikan antikorupsi seperti halnya pelaksanaan pendidikan karakter masyarakatnya.
2. Wali Kota Malang mendukung segala program kegiatan yang dilaksanakan KPK

Sejalan dengan hal tersebut, Wali Kota Malang, Sutiaji, juga menyampaikan dukungannya dengan segala program kegiatan yang dilaksanakan KPK. "Insyaallah Kota Malang akan terus berupaya memperbaiki diri dan berbenah dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang antikorupsi seperti tujuan kampanye KPK pada kegiatan hari ini," katanya.
Dengan dilaksanakannya roadshow tersebut di Kota Malang, lanjut Sutiaji, akan menjadi motivasi serta inspirasi bagi Kota Malang untuk terus belajar menjalankan e-government yang bersih.
Wali Kota Sutiaji juga berharap agar sosialisasi dapat terus dilakukan sehingga praktik korupsi di Kota Malang dapat terus dimusnahkan.
















