Malang, IDN Times - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Laode M Syarif mengatakan bahwa Kota Malang harus menjadi pusat peradaban antikorupsi. Pernyataan tersebut disampaikan di sela-sela sambutannya pada acara Pembukaan Roadshow Bus KPK Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi di Halaman Depan Balai Kota Malang, Jumat (6/9).
Menurut Laode, Kota Malang bukan saja harus bisa menjadi pusat peradaban antikorupsi bagi Indonesia, melainkan juga bagi dunia. "Mengapa demikian? Karena kita belajar dari masa lalu. Jika kita pernah tergelincir, Insyaallah ke depannya kita tidak akan terpeleset pada jurang yang sama," ujarnya.
Laode juga mengapresiasi Kota Malang karena telah 100% menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada KPK.
