PSSI Cabut Sanksi Larangan Masuk Stadion, Yuli Sumpil Bilang Begini

Malang, IDN Times - PSSI telah mencabut hukuman salah satu pentolan Aremania, Yuli Sumpil. Sanksi larangan masuk ke dalam stadion seumur hidup diberikan PSSI kepada Yuli Sumpil dan rekannya sesama Aremania, Fandy, setelah mereka masuk ke dalam lapangan saat jeda pertandingan Arema FC lawan Persebaya dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada 6 Oktober 2018 lalu.
Menurut Sekjen PSSI, Ratu Tisha, mengatakan jika keputusan pencabutan hukuman itu telah dipikirkan matang-matang oleh Komdis PSSI. Sanksi itu resmi dicabut oleh PSSI melalui Surat Keputusan (SK) review implementasi keputusan Komite Disiplin (Komdis) 2018.
"Keputusan ini, diambil setelah dilakukan telaah panjang dan hati hati. Dengan tukuan yang terukur, yaitu perbaikan kualitas penyelenggaran pertandingan, dibarengi supporter oleh klub," kata Ratu Tisha, Kamis (28/2).
1. Hukuman disebut sebagai ujian dari Tuhan

Pencabutan sanksi disambut Yuli dengan gembira. Menurutnya, hukuman yang dijatuhkan sebagai bentuk ujian dari Tuhan.
"Inilah perjalanan saya. Mungkin adil dan tidaknya itu hanya alam yang bisa menjawab. Sanksi ini telah dihapus kembali lagi. Mungkin kemarin cobaan dari yang kuasa untuk saya," ungkapnya, Jum'at (1/3).
2. Tidak pernah meminta kepada siapa pun untuk bebas

Pria yang juga menjadi dirigen Aremania itu menjelaskan selama proses menjadi sanksi, dia tidak pernah meminta kepada beberapa pihak untuk membebaskannya. Yuli Sumpil juga tidak pernah selama mendapat sanksi melakukan demo menuntut membebaskannya.
"Saya gak pernah meminta bantuan untuk banding atau demo. Saya tidak pernah melakukan itu," ujarnya.
3. PSSI tak mengajukan persyaratan kepada Yuli

Yuli Sumpil tidak mengetahui alasan PSSI menghapus hukumannya. Selain itu, dia tidak mendapatkan syarat apa pun yang dikatakan oleh PSSI untuk membebaskannya.
"Ini murni pesan dari PSSI. Tidak ada kata-kata tuntutan dalam pesan yang disampaikan," terangnya.
4. Persiapan Yuli nonton Arema FC

Awalnya, meski masih dihukum masuk stadion, Yuli tetap akan menonton Arema FC. Untuk mengakalinya, dia berencana memakai topeng untuk mengelabui salah satu pengurus PSSI di stadion.
"Kena sanksi ataupun tidaknya saya tetap nonton. Aku bisa saja nonton pakai topeng. Selagi mampu secara batin maupun finansial, saya akan tetap mendukung Arema FC," katanya.




