Banjir Ganggu Perjalanan KA, Banyak Material Batu yang Hanyut

Banyuwangi, IDN Times - Banjir yang merendam kawasan Kota Pasuruan-Bangil sejak Senin dini hari, (29/4) membuat perjalanan Kereta Api (KA) yang melewati area tersebut tertunda. Manajer Humas PT KAI Daop 9 Jember, Luqman Arief menyampaikan hingga pukul 10.30 WIB banjir masih merendam rel kereta setinggi 15 centimeter.
1. Rel akan segera dipadatkan kembali

Akibat kejadian ini, material batu yang memadati rel banyak yang hanyut terbawa arus banjir. "Banyak matetial batuan rel yang hanyut terkena arus banjir, ini akan kami beri kembali dan padatkan kembali setelah banjir surut," kata Luqman saat dikonfirmasi via telepon.
2. Siagakan anggota di lokasi banjir

Hingga saat ini, PT KAI telah menurunkan anggotanya untuk terus melakukan pemantauan di area banjir. Pemantauan banjir terus dilakukan agar proses normalisasi bisa segera dilakukan. Pihaknya berharap hingga siang ini banjir sudah mulai surut.
"Upaya kami standby monitor di lokasi banjir tersebut, apabila banjir sudah surit kami segera lakukan normalisasi," jelasnya.
3. Siap lakukan normalisasi rel kereta

PT KAI sendiri kata Luqman, saat ini telah melakukan sejumlah persiapan untuk proses normalisasi, mulai dari tenaga kerja, matetial batu dan mesin pemadat material.
"Bahan marerial sudah tersedia di stasiun Pasuruan dan Bangil, tenaga kerja sudah kami siapkan, dan mesin untuk pemadat material sudah kami siagakan di stasiun terdekat. Sewaktu-waktu bila sudah memungkinkan akan kami lakukan pekerjaan," jelasnya.
















