Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Beromzet Ratusan Juta, 18 Hacker di Surabaya Digerebek Polda Jatim

Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan saat gelar rilis kasus peretasan di Mapolda Jatim, Selasa (3/12). IDN Times/Ardiansyah Fajar
Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan saat gelar rilis kasus peretasan di Mapolda Jatim, Selasa (3/12). IDN Times/Ardiansyah Fajar

Surabaya, IDN Times - Tim Siber Polda Jawa Timur (Jatim) menggerebek Toko Berdikari, di Balongsari, Tandes, Surabaya, Senin malam (2/12). Sebanyak 18 hacker diringkus dengan dugaan pembobolan kartu kredit.

1. Penggerbekan berlangsung sejak Senin malam

Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan saat gelar rilis kasus peretasan di Mapolda Jatim, Selasa (3/12). IDN Times/Ardiansyah Fajar
Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan saat gelar rilis kasus peretasan di Mapolda Jatim, Selasa (3/12). IDN Times/Ardiansyah Fajar

Berdasarkan informasi yang dihimpun IDN Times, penggerebekan digelar Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB hingga pukul 13.40 WIB siang ini, Selasa (3/12). Sebanyak 18 orang yang ditangkap merupakan warga negara Indonesia (WNI).

"Senin melakukan penindakan terhadap jaringan tindak pidana menggunakan ITE atau skimming menggunakan kartu kredit untuk melakukan penipuan," ujar Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan.

2. Sita puluhan komputer dan rekening

Petugas membawa barang bukti kasus peretasan, Selasa (3/12). IDN Times/Ardiansyah Fajar
Petugas membawa barang bukti kasus peretasan, Selasa (3/12). IDN Times/Ardiansyah Fajar

Selain menangkap 18 orang peretas, polisi juga menyita beberapa barang bukti. Antara lain 23 komputer, 29 monitor, 20 telepon seluler dan puluhan rekening bank.

"Semuanya sudah dibawa ke Polda Jatim. Sementara karena belum 1x24 jam ini baru kita lakukan pendalaman," kata Gidion.

3. Sudah beroperasi tiga tahun

Barang bukti kasus pembobolan kartu kredit yang disita polisi. IDN Times/Ardiansyah Fajar
Barang bukti kasus pembobolan kartu kredit yang disita polisi. IDN Times/Ardiansyah Fajar

Berdasarkan keterangan yang telah dikantongi polisi, komplotan hacker ini melakukan aksinya secara terorganisasi. Mereka diduga sudah beroperasi membobol kartu kredit selama tiga tahun.

"Karena memang basisnya menggunakan ITE, ada hacker," tambah perwira dengan tiga melati emas di pundak ini.

4. Menyasar WNA, raup setengah miliar rupiah

Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan saat gelar rilis kasus peretasan di Mapolda Jatim, Selasa (3/12). IDN Times/Ardiansyah Fajar
Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan saat gelar rilis kasus peretasan di Mapolda Jatim, Selasa (3/12). IDN Times/Ardiansyah Fajar

Untuk keuntungan yang didapatkan terduga pelaku, jumlahnya tak main-main. Polisi mendapat keterangan, sebesar USD 40 ribu dolar. Setara Rp564,64 juta alias setengah miliar. "Sasarannya Amerika dan Rusia," pungkas Gidion.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Share
Topics
Editorial Team
Ardiansyah Fajar
EditorArdiansyah Fajar
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Naik Rp13 Ribu, Cek Daftar Harga Emas 5 Agustus 2025

24 Nov 2025, 15:43 WIBNews

artikelOnhold-ag9w

05 Nov 2025, 10:11 WIBNews