Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Tuban Terendam Banjir

IDN Times/Imron
IDN Times/Imron

Tuban, IDN Times - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tuban membuat sejumlah kecamatan terendam banjir dengan ketinggian air rata-rata satu setengah meter, Rabu (6/3). Menurut pantauan IDN Times, banjir itu terjadi di Kecamatan Merakurak, Parengan, Tuban, dan Kerek.

Setiap musim hujan banjir memang kerap terjadi di beberapa kecamatan. Tak hanya menggenangi rumah warga, banjir juga mengganggu aktivitas warga.

Menurut salah satu warga Mondokan, Wati, banjir terjadi karena buruknya drainase air di wilayah rumahnya. "Saluran air tidak bisa menampung debit air, sehingga saat hujan terjadi banjir yang menggenangi rumah warga," katanya.

1. Banjir mengakibatkan aktivitas warga terganggu

IDN Times/Imron
IDN Times/Imron

Adanya banjir membuat aktivitas pekerjaan Wati terganggu. Saat ingin membeli beberapa kebutuhan rumah tangga, Wati harus berjalan melintasi jalan yang tergenang banjir untuk menuju warung. 

"Banjirnya sudah sejak tadi malam kok, beberapa rumah warga yang rumahnya di bawah permukaan jalan ya banjir seperti ini," kata Wati.

2. Sejumlah toko memilih tutup

IDN Times/Imron
IDN Times/Imron

Sejumlah toko di Jalan Letda Sucipto, Tuban memilih tutup karena banjir. Mereka, kata Wati, khawatir air yang menggenangi jalan depan toko malah masuk ke dalam toko.

"Ya tutup, karena kalau dipaksa buka nanti airnya bisa masuk ke dalam. Ini saja setiap ada mobil yang melintas, air sudah masuk ke dalam, lagipula siapa yang mau beli kalau kondisi banjir seperti ini," jelas Wati.

3. Tukang bakso sepi pelanggan

IDN Times/Imron
IDN Times/Imron

Selain mengakibatkan toko tutup, banjir juga membuat sepi sejumlah warung makanan. Menurut seorang pedagang bakso, Sutikno, dia memilih untk tidak berjualan, karena sepi pelanggan saat banjir terjadi.

Apalagi, warung baksonya juga tergenang air. "Ditambah kalau mobil pas melintas ya airnya masuk (ke dalam warung). Kami lebih memilih untuk tidak berjualan sementara," katanya.

4. Banyak kendaraan yang mogok karena nekat menerjang banjir

IDN Times/Imron
IDN Times/Imron

Puluhan sepeda motor yang nekat menerjang banjir mogok di pinggir jalan. Para pengendara motor yang mogok itu rata-rata nekat menerjang banjir karena tak mau memutar dengan menempuh jalur lain. 

"Mati mesinnya, mungkin businya kena air, karena air yang saya lewati cukup dalam hingga merendam mampir separuh motor saya," kata salah satu pengendara motor bernama Huda.

Share
Topics
Editorial Team
Imron
EditorImron
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Timnas akhirnya juara

13 Jan 2026, 09:30 WIBNews

artikelOnhold-ag9w

05 Nov 2025, 10:11 WIBNews

Movie review

16 Okt 2025, 14:35 WIBNews