Nama Bayi Terdiri 19 Kata, Pemkab Tuban Siapkan Kolom Identitas Khusus

Tuban, IDN Times- Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tuban Agus Priyono akan memberikan kolom identitas khusus bagi bayi yang memiliki nama 19 kata, Rangga Madhipa Sutra Jiwa Cordosega Akre Askhala Mughal Ilkhanat Akbar Sahara Pi-Thariq Ziyad Syaifudin Quthuz Khoshala Sura Talenta.
Sebab form pengisian data diri yang tertera dalam lembaran kertas akta kelahiran sangat terbatas dan tidak memungkinkan jika ditulis. "Tentunya kita dari Disdukcapil Tuban akan merekayasa kolom identitas data diri anak itu sendiri, karena namanya yang sangat panjang," kata Agus Priyono.
1. Pemberian nama panjang tidak ada larangan

Secara peraturan, lanjut dia, Disdukcapil pemberian nama bayi 19 kata tersebut, tidak ada larangan. Hanya saja dalam pengisian kolom identitas perlu diperpanjang dan diperluas sehingga 19 kata dalam nama tersebut bisa ditulis. "Tidak ada larangan mau itu nama hanya "titik" saja atau nama bayi dengan panjangnya 19 kata itu tidak ada masalah di kami hanya saja nanti kita rekayasa kolom identitas data anak itu," kata Agus.
2. Belum membikin akta kelahiran

Meski sejauh ini sejumlah media masa baik online dan cetak sudah memberitakannya, namun kedua orangtua mereka, Arif Akbar dan Suci Nur Aisyah belum mendaftarkan anaknya ke Disdukcapil Kabupaten Tuban. "Sampai sejauh ini belum mendaftarkan diri kok mas, tapi nanti kalau ia mengurus data diri anaknya, produsernya tetap sama seperti pengurusan dokumen akta kelahiran pada umumnya," imbuhnya.
3. Kolom identitas diri di lembar soal ujian sekolah terbatas

Sementara itu terpisah, mantan Kepala Dinas Pendidikan Cabang SMA Kabupaten Tuban Bojonegoro Edy Sukarno menjelaskan, memang secara aturan tidak ada larangan pemberian nama bayi panjang itu. Namun apakah pada saat pengisian data saat ujian sekolah, apakah bisa disingkat atau tidak karena kolom kotak nama dalam ujian sekolah juga sangat terbatas. "Kalau namanya panjang sampai 19 kata. Nah ini masalahnya apakah nanti bisa disingkat atau tidak. Tapi itu semua tergantung kesepakatan dari dinas pendidikan setempat," kata Edy.
4. Nama bayi terdiri dari 19 kata

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, bayi yang terlahir pada Minggu 6 Januari 2019 di Desa Ngujuran, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban tersebut sempat viral. Nama bayi itu sendiri diambil dari nama-nama kota di Timur Tengah tempat Islam disebarkan.
















