Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Penyakit Ayan Kambuh, Petani Tuban Tewas di Pematang Sawah

IDN Times/ Istimewa
IDN Times/ Istimewa

Tuban, IDN Times-  Seorang petani bernama Sukamto (49), tewas di pematang sawah, Kamis (28/3). Warga Desa Jatisari, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban diduga tewas karena penyakit ayan yang ia derita bertahun-tahun kambuh. 

Kapolsek Senori, AKP Musa Backtiyar, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, Sukamto tewas di pematang sawah pada pukul 07.30 WIB. "Korban ditemukan salah satu warga di pematang sawah, kemudian kejadian ini dilaporkan ke polisi," kata Musa.

1. Korban berpamitan mencari rumput

IDN Times/ Istimewa
IDN Times/ Istimewa

Sebelum Sukamto meregang nyawa, dirinya sempat berpamitan kepada rekan sesama petani bernama Gunadi (57). Ia berujar akan mencari pakan ternak rumput di sawah.

Namun, pada siang hari, Gunadi memperoleh kabar jika Sukamto tewas di pematang sawah. "Ada salah satu saksi yang sesama petani ini pagi hari ketemu dengan korban, ya namanya orang desa pasti saling tukar sapa. Kemudian korban ini berpamitan mau mencari rumput," imbuhnya.

2. Korban sejak pagi hingga siang hari belum juga balik ke rumah

IDN Times/ Istimewa
IDN Times/ Istimewa

Lantaran khawatir dengan keberadaan korban yang tak kunjung pulang, anak korban bernama Mas'ud Safi'i memutuskan untuk mencarinya. "Karena khawatir, anak korban lantas mencari keberadaan bapaknya, dan akhirnya korban ditemukan warga tewas di sawah," ujarnya.

3. Penemuan jenazah akhirnya dilaporkan ke kades

Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Sukma Shakti)

Warga yang mengetahui adanya mayat di pematang sawah kemudian melaporkannya pada perangkat desa. Oleh kepala desa setempat, kasus ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian Polsek Senori. "Pada waktu itu masyarakat di sana juga dikagetkan dengan penemuan mayat ini. Banyak warga yang tidak berani mengevakuasi korban, akhirnya kasus ini dilaporkan ke kami, dan kita evakuasi," jelas Musa.

4. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan

IDN Times/Sukma Shakti
IDN Times/Sukma Shakti

Lebih lanjut Musa mengatakan, pada saat dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban, tidak ada bekas luka penganiayaan. Korban murni meninggal dunia karena sakit. Selanjutnya korban yang tewas diserahkan kepada keluarga untuk selanjutnya dikebumikan. "Korban meninggal dunia karena sakit ayan yang ia derita," pungkasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Imron
EditorImron
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Naik Rp13 Ribu, Cek Daftar Harga Emas 5 Agustus 2025

24 Nov 2025, 15:43 WIBNews

artikelOnhold-ag9w

05 Nov 2025, 10:11 WIBNews