Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Siap-siap, Polda Jatim Akan Terapkan E-tilang Mulai Besok

Kota Surabaya
Siap-siap, Polda Jatim Akan Terapkan E-tilang Mulai Besok
Salah satu Petugas RTMC Polda Jatim tampak mengamati situasi lalu lintas Surabaya melalui monitor yang terhubung dengan CCTV, Selasa (7/1). IDN Times/Ardianysah Fajar
Share Article

Surabaya, IDN Times - Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau e-tilang harusnya telah diterapkan, Selasa (14/1). Sayangnya, penerapan tersebut ditunda. Rencananya, layanan ini baru akan diluncurkan secara resmi besok.

"Iya masih ditunda, masih menyesuaikan jadwal Kakoorlantas. Beliau besok (16/1) yang melaunching ETLE," ujar Kombes Pol Budi Indra Dermawan, Rabu (15/1).

  1. 1. Sarana ETLE sudah siap

    Sosialisasi penerapan ETLE oleh Ditlantas Polda Jatim di ruang RTMC, Selasa (7/1). IDN Times/Ardianysah Fajar
    Sosialisasi penerapan ETLE oleh Ditlantas Polda Jatim di ruang RTMC, Selasa (7/1). IDN Times/Ardianysah Fajar

    Sementara, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, AKBP Adhitya Panji menyampaikan semua sarana ETLE sudah siap. Tinggal peresmiannya saja yang masih menunggu jadwal Kakorlantas.

    "Sarana dan prasarananya semuanya sudah siap, tinggal menunggu waktu launchingnya saja," katanya.

  2. 2. Sebanyak 100 pelanggar dapat surat teguran setiap harinya

    Salah seorang petugas RTMC Polda Jatim tampak mengamati situasi lalu lintas Surabaya melalui monitor yang terhubung dengan CCTV, Selasa (7/1). IDN Times/Ardianysah Fajar
    Salah seorang petugas RTMC Polda Jatim tampak mengamati situasi lalu lintas Surabaya melalui monitor yang terhubung dengan CCTV, Selasa (7/1). IDN Times/Ardianysah Fajar

    Hingga saat ini, lanjut Adhitya, selama uji coba setiap harinya ada 100 pelanggar lalu lintas. Semua yang melanggar dipastikan mendapat surat teguran

    "Meskipun banyak yang melanggar tapi cuma seratus saja yang kita berikan teguran, tidak ada sanksi tilang dan denda," jelasnya.

  3. 3. Pelanggar kebanyakan mobil

    Salah seorang petugas RTMC Polda Jatim tampak mengamati situasi lalu lintas Surabaya melalui monitor yang terhubung dengan CCTV, Selasa (7/1). IDN Times/Ardianysah Fajar
    Salah seorang petugas RTMC Polda Jatim tampak mengamati situasi lalu lintas Surabaya melalui monitor yang terhubung dengan CCTV, Selasa (7/1). IDN Times/Ardianysah Fajar

    Terkait pelanggar, Adhitya menyampaikan mayoritas ialah kendaraan roda empat alias mobil. Karena mereka rata-rata tidak mentaati peraturan lalu lintas yang sudah diterapkan.

    "Pelanggarannya dari mulai batas kecepatan, melanggar lampu merah, penggunaan handphone, hingga pelanggaran marka jalan," ungkapnya.

  4. 4. Imbau masyarakat lebih tertib sebelum diterapkan

    Penandatanganan nota kesepemahaman E-TLE Surabaya, Jumat (27/12). IDN Times/Fitria Madia
    Penandatanganan nota kesepemahaman E-TLE Surabaya, Jumat (27/12). IDN Times/Fitria Madia

    Adhitya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya Surabaya bisa lebih tertib dan mentaati peraturan lalu lintas. Karena lalu lintas itu merupakan kepentingan umum.

    "Seluruh masyatakat punya kepentingan di situ, dengan kita saling mentaati lalu lintas saat di jalan, maka tidak ada kepentingan orang lain yang dirugikan. Jadi arus lalu lintas bisa tertib, aman, lancar dan terkendali," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More